Depokupdateco-Upaya Pemerintah Kota Depok dalam mempercantik sekaligus menyehatkan wajah kota kembali diwujudkan melalui program eco-sharing penghijauan di Jalan Margonda Raya. Melibatkan para pelaku usaha di sepanjang jalur utama tersebut, Pemkot Depok menanam puluhan pohon Tabebuya yang dikenal mirip dengan bunga Sakura di Jepang.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memperindah estetika kota, melainkan langkah strategis menekan polusi udara di kawasan dengan tingkat emisi tertinggi di Depok.
“Semangat kita bagaimana menyelamatkan ekologi, salah satunya dengan menanam pohon. Margonda ini jadi jalan dengan tingkat polusi paling tinggi se-Kota Depok, makanya berbagai upaya kita lakukan,” ujarnya.
Sebanyak 27 pelaku usaha telah berkomitmen menanam dan merawat 39 pohon Tabebuya Pink di area pertokoan dan perkantoran. Langkah awal dilakukan dengan penanaman simbolis di area Azko Margonda oleh Wali Kota Depok bersama Sekda Kota Depok, Kepala DLHK, dan perwakilan pengusaha.
Supian menekankan, keberhasilan penghijauan ini membutuhkan kolaborasi jangka panjang antara pemerintah dan pelaku usaha. Selain memperbanyak tutupan pohon untuk menurunkan polusi, penataan visual Margonda juga menjadi prioritas.
“Insya Allah setelah hijau, kita menata kembali Margonda agar lebih indah, nyaman, dan enak dilihat,” tambahnya.
Program penghijauan ini tidak berhenti di Margonda. Pemkot Depok juga mulai menanam pohon di kawasan GDC dan Balai Kota sebagai pengganti pohon tua yang sudah tidak optimal.
Penguatan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi salah satu fokus utama Pemkot Depok, mengingat luasan RTH kota masih di bawah ideal. Pemerintah terus memaksimalkan setiap ruang yang tersisa, termasuk taman kecil dan area publik.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Depok, Tri Sakti Anggoro, menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata mengajak masyarakat dan pelaku usaha peduli terhadap ruang hijau kota.
“Kami menggugah kepedulian berbagai pihak dalam merawat dan menata Jalan Margonda. Semoga ke depan bahu jalan ini dipenuhi bunga pink layaknya Sakura di Jepang,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha, Jalan Margonda diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ikon kota yang sejuk, asri, dan menarik bagi warga maupun wisatawan.(***)





















