Depokupdateco-ASAR Humanity kembali menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Gotong Royong Negeri, Aceh Bangkit Kembali Tahap 2. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu, 10 Januari hingga Senin, 12 Januari 2026, dengan menyasar 10 desa di enam kabupaten di Provinsi Aceh.
Aksi gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana melalui kerja bersama antara relawan dan masyarakat setempat. Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan lingkungan permukiman, pembenahan fasilitas umum, serta pemulihan ruang-ruang aktivitas warga yang terdampak.
Relawan ASAR Humanity bersama warga desa turun langsung ke lapangan dan bekerja secara bertahap, menyesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi. Sepuluh titik desa yang menjadi sasaran Gotong Royong Negeri Tahap 2 meliputi Kampung Meunasah Tami Delem dan Desa Tami Delem di Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah; Desa Genuren di Kecamatan Bintang, Aceh Tengah; Dusun Kueh Lueng dan Dusun Kuta di Desa Gampong Baro serta Dusun Masjid dan Dusun Tanjong Meunuang di Desa Lhok Seuntang, Kecamatan Julok, Aceh Timur; Desa Blang Awe di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya; Desa Setie dan Desa Buntu Kemumu di Kabupaten Bener Meriah; Desa Menang Gini di Kabupaten Aceh Tamiang; serta Desa Glumpang Samlakoe di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.
Baca Juga KSrelief dan ASAR Humanity, Hadirkan Laboratorium Komputer untuk Santri di Mentawai
Direktur Komunikasi dan Media ASAR Humanity, Purwadi Nugroho, mengatakan pendekatan gotong royong dipilih agar proses pemulihan berjalan lebih cepat sekaligus melibatkan masyarakat secara aktif.
“Melalui gotong royong, relawan dan warga bekerja bersama membersihkan lingkungan dan memulihkan ruang hidup masyarakat. Kami ingin proses pemulihan tidak hanya berfokus pada bantuan, tetapi juga pada keterlibatan langsung warga dalam membangun kembali desanya,” ujar Purwadi.
Menurutnya, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga pascabencana.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada titik-titik prioritas yang dinilai membutuhkan penanganan cepat. ASAR Humanity menargetkan lingkungan desa menjadi lebih bersih, aman, dan layak digunakan kembali oleh masyarakat.
Selain itu, aksi gotong royong ini turut menyiapkan ruang-ruang ibadah dan aktivitas keagamaan agar lebih bersih dan nyaman menjelang bulan Ramadan, termasuk masjid dan balai pengajian di desa-desa terdampak. Sebelumnya, ASAR Humanity telah melaksanakan kegiatan serupa pada tahap pertama di 10 desa di enam kabupaten/kota di Aceh, dan diharapkan aksi gotong royong ini dapat terus berlanjut ke lebih banyak desa ke depannya(***)





















