Depokupdateco – Jurnalis Indonesia Peduli (JIP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong generasi muda Kota Depok menjadi lebih produktif dan berdaya di era digital. Melalui program pendampingan kreator muda, JIP memberikan pelatihan serta bimbingan langsung di sejumlah titik di Kota Depok, salah satunya di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat.
Kegiatan yang diikuti pemuda dari berbagai lintas agama dan organisasi kepemudaan ini disambut antusias oleh peserta. Kehadiran mereka menggambarkan semangat kebersamaan dan toleransi yang menjadi salah satu fokus utama program ini.
Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pemuda dalam memproduksi konten digital yang berkualitas, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. Para peserta dibimbing langsung oleh pemateri dan mentor berpengalaman di bidangnya.
Baca Juga JIP Kick Off Program Digital Bersama, Toleransi Selamanya
Dalam sesi praktik, para kreator muda mempelajari teknik produksi konten mulai dari pengambilan gambar hingga proses editing menggunakan smartphone. Materi voice over menjadi salah satu bagian yang paling diminati. Peserta diajarkan teknik dasar voice over yang baik sehingga suara dalam konten terdengar jelas, nyaman, dan menarik untuk didengar.
Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya, menyampaikan bahwa program ini menjadi pondasi penting bagi para kreator muda untuk mengembangkan diri di dunia digital. Ia berharap pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pemuda di Kota Depok.
“Kami mendorong para pelaku UMKM di Cilangkap untuk mengikuti program ini agar mereka dapat memasarkan produknya melalui media sosial. Saat ini, hampir semua kebutuhan masyarakat dibeli secara online,” ujarnya.

Ia juga mendorong para pemuda menjadi agen pemasaran produk UMKM melalui platform digital.
“Jadi nantinya para pelaku UMKM fokus memproduksi produknya, sementara pemasaran dilakukan oleh anak-anak muda melalui platform digital, baik itu Instagram, TikTok, Shopee, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Ketua Umum Jurnalis Indonesia Peduli, Abdul Rosyid, mengatakan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan “Digital Bersama, Toleransi Selamanya” yang telah resmi dimulai pada Sabtu (1/11/2025) di Alun-Alun Kota Depok.
“Dengan program ini, kami berharap semakin banyak pemuda di Kota Depok yang melek digital sehingga dapat mengembangkan diri, berkontribusi positif, serta menciptakan konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, pendampingan serupa juga diberikan kepada puluhan pemuda di Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere, Depok.
Perwakilan Gereja Katolik Santo Matias Cinere, Diana Marsela Siarmasa, memberikan apresiasi terhadap program ini.
Baca Juga Dukung Pelatihan Konten Kreator JIP, MIND ID Bantu Perangkat Pelatihan
“Sejauh ini sangat bagus. Pelaku UMKM juga semakin terbantu untuk lebih memahami bagaimana cara melakukan branding secara lebih luas. Selama ini kami hanya fokus membuat produk, ke depan kami berharap pemasarannya juga bisa berkembang,” ujarnya.
Ia juga menilai program ini menjadi ruang belajar bersama tanpa melihat latar belakang peserta.
“Program ini sangat bagus karena kami belajar bersama tanpa melihat agama, pendidikan, asal, dan lainnya. Ini menjadi salah satu bentuk toleransi antarumat beragama di Kota Depok, sesuai dengan nama programnya. Jadi kita bisa maju bersama,” tambahnya.
Program “Digital Bersama, Toleransi Selamanya” akan berlangsung selama satu bulan dan berakhir pada wal Desember 2025.(***)





















