Depokupdateco-Sedikitnya 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Depok mengikuti pelatihan digital konten dan digital marketing yang digelar di Sekolah Alam Indonesia (SAI), Pancoran Mas, Depok. Kegiatan bertema “UMKM Mandiri dan Berdaya Saing” ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Pelatihan dikemas secara santai namun tetap edukatif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdiskusi langsung mengenai produk-produk UMKM yang mereka bawa. Pendekatan interaktif tersebut membantu peserta memahami strategi pemasaran digital yang tepat sekaligus memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas serta daya tarik produk.
Baca Juga JIP Kick Off Program Digital Bersama, Toleransi Selamanya
Sejumlah narasumber berpengalaman turut hadir memberikan wawasan praktis kepada para peserta. Soraya F. Dwirisha, seorang Praktisi dan Digital Marketing Specialist, membawakan materi bertajuk “Dari Upload Sampai Checkout: Rahasia Jualan Laris di E-Commerce”, yang mengupas strategi meningkatkan penjualan melalui platform digital.
Selain itu, sesi “Kisah Inspiratif” menghadirkan H. Heru Pujihartono, Owner Nendia Primarasa, dengan tema “Bikin UMKM Nggak Cuma Bertahan, Tapi Berkembang.” Ia membagikan pengalaman membangun usaha hingga mampu bertahan dan terus tumbuh di tengah persaingan.

Materi lainnya bertajuk “Ngonten Efektif dengan AI” disampaikan oleh Nila Matsuna, Influencer Media Sosial, yang menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan konten promosi yang menarik dan efisien. Nila juga berkolaborasi bersama Jurnalis Indonesia Peduli dalam sesi “Produksi Konten Produk Gak Ribet: Cukup Pakai Smartphone,” yang memberikan panduan praktis membuat konten berkualitas hanya dengan menggunakan ponsel.
Salah satu peserta, Arum Cahyaningsih, pelaku UMKM dengan merek Roti Bakar Opis, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usahanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
“Kami berharap ada kelanjutan dari pelatihan ini, sehingga pelaku UMKM bisa mendapatkan pembelajaran lanjutan yang dapat mendorong usaha kami semakin berkembang,” ujarnya.
Baca Juga Asah Kreativitas SDM Kemenparekraf, JIP Hadir di Bimtek Pengelolaan Pelaporan dan Jurnalistik
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi lokal.
Ketua Umum Jurnalis Indonesia, Abdul Rosyid, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi bentuk kepedulian insan pers dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga turut berkontribusi membangun sektor ekonomi, khususnya para pelaku UMKM, agar mampu bersaing dan memanfaatkan digitalisasi,” ujarnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah pihak, di antaranya AQUA, KAI Daop 1 Jakarta, Nendia Primarasa, Sekolah Alam Indonesia (SAI), Bogasari dan Sido Muncul,yang berkontribusi dalam menyukseskan terselenggaranya pelatihan bagi para pelaku UMKM tersebut.
Ia berharap para peserta dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk secara online, meningkatkan kualitas konten promosi, serta memperluas pangsa pasar.
Melalui pelatihan ini, UMKM di Kota Depok diharapkan semakin mandiri, inovatif, dan siap menghadapi persaingan di era digital.(***)




















